mengembalikan bootloader

Menggunakan dua sistem operasi—Windows dan Ubuntu Linux—dalam sebuah komputer memang sangat menyenangkan. Selain tetap bisa menggunakan Windows, Anda juga bisa belajar menggunakan Ubuntu Linux secara bertahap.

Komputer dengan sistem dual boot ini akan menampilkan sebuah boot loader, yaitu pilihan menu sistem operasi yang ingin digunakan, apakah Windows atau Ubuntu Linux. Namun boot loader ini akan hilang, jika Windows terpaksa diinstall ulang karena suatu sebab tertentu. Jadi bagaimana?

Anda tidak perlu repot menginstall ulang Ubuntu, tapi cukup merestore/memulihkan bootloader-nya saja. Dulu saya pernah menulis soal ini, tapi ternyata tidak berhasil/tidak bisa digunakan pada Ubuntu terbaru (Ubuntu 9.10).

Berikut ini cara mengembalikan bootloader pada Ubuntu 9.10 yang saya kutip (dan saya coba langsung) dan ditulis ulang dari blog mas Iqbal.

1. Nyalakan PC/laptop dan booting dari LiveCD Ubuntu atau flashdisk (yang sudah terisi OS Ubuntu). Cara mengubah urutan booting (boot priority) pada BIOS bisa dilihat lagi di sini.

2. Masukkan LiveCD Ubuntu ke dalam CD-ROM (atau flashdisk, tergantung mana yang ingin digunakan).

3. Pilih Try Ubuntu without any changes to your computer. Tunggu sampai Ubuntu tampil dengan sempurna.

4. Setelah berhasil masuk ke Ubuntu, buka terminal (klik Applications > Accessories > Terminal, atau tekan kombinasi tombolCtrl+Alt+F2).

5. Ketik sudo fdisk -l untuk melihat partisi yang ada. Hasilnya muncul tulisan seperti di bawah ini:

Disk /dev/sda: 120.0 GB, 120034123776 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 14593 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0xb196b196

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 4570 36703768+ 7 HPFS/NTFS
Partition 1 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda2 4570 14593 80514441+ f W95 Ext’d (LBA)
Partition 2 does not end on cylinder boundary.
/dev/sda5 4570 10394 46781248+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda6 10395 10643 2000061 82 Linux swap / Solaris
/dev/sda7 10644 12108 11767581 83 Linux
/dev/sda8 12109 14593 19960731 83 Linux

Disk /dev/sdb: 8088 MB, 8088715264 bytes
249 heads, 62 sectors/track, 1023 cylinders
Units = cylinders of 15438 * 512 = 7904256 bytes
Disk identifier: 0x0005bb5f

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdb1 * 1 1023 7896506 b W95 FAT32
Partition 1 has different physical/logical endings:
phys=(1023, 248, 62) logical=(1022, 248, 62)

6. Sekarang ketik sudo mount -t ext4 /dev/sda7 /mnt/. CATATAN:sda7 adalah nama partisi Linux di komputer saya. Lihat tulisan yang dicetak tebal pada langkah nomor 5 di atas. Anda bisa menggantinya sesuai dengan nama partisi Linux di komputer Anda.

7. Ketik sudo mount -t proc proc /mnt/proc/

8. Ketik sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/

9. Ketik sudo mount -o bind /dev/ /mnt/dev/

10. Ketik sudo chroot /mnt/ /bin/bash

11. Ketik grub-install /dev/sda. Hasilnya muncul tulisan seperti di bawah ini:

Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.

(hd0) /dev/sda
(hd1) /dev/sdb

12. Ketik grub-install /dev/sda7. Hasilnya muncul pesan seperti ini:

grub-setup: warn: Attempting to install GRUB to a partition instead of the MBR. This is a BAD idea.
grub-setup: warn: Embedding is not possible. GRUB can only be installed in this setup by using blocklists. However, blocklists are UNRELIABLE and its use is discouraged.
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install’.

(hd0) /dev/sda
(hd1) /dev/sdb

13. UPDATE (20 Nov 2009): ketik update-grub. Hasilnya seperti di bawah ini:

Generating grub.cfg …
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.31-14-generic
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.31-14-generic
Found memtest86+ image: /boot/memtest86+.bin
Found Microsoft Windows XP Professional on /dev/sda1
done

PS: Tip ini penting untuk mencegah kasus Windows yang tidak bisa booting dan selalu muncul pesan error: no such device, meski tampil (dan bisa dipilih) pada menu bootloader. Lihat posting soalerror: no such device selengkapnya.

14. Sekarang ketik reboot untuk merestart komputer. Hasilnya, bootloader akan kembali seperti semula.

15. Jangan lupa mengeluarkan LiveCD Ubuntu atau Flashdisk (berisi OS Ubuntu) yang dipakai untuk booting tadi. Jika tidak, komputer akan booting lagi dari CD/Flashdisk.

Selamat mencoba

bootable flashdisk

install os sekarang ini sudah bisa menggunakan flash disk, silahkan download disini :
selamat mencoba.....>>>

cara menghapus karnel lama

cara pertama :

cara ini yang paling simple karena hampir otomatis. yaitu menggunakan Ubuntu-Tweak

1. install ubuntu-tweak dulu, karena belum ada di repository, jadi kita perlu menambahkan sourcenya dulu. sebelumnya import key-nya dulu. buka terminal dan ketikan / copy perintah :

Quote:
sudo apt-key adv --recv-keys --keyserver keyserver.ubuntu.com FE85409EEAB40ECCB65740816AF0E1940624A220

setelah itu tambahkan source untuk ubuntu-tweak di /etc/apt/source.list dengan editor favorit anda (jnb enak pake gedit "sudo gedit /etc/apt/source.list")

Quote:
deb Et dah, login dulu dul, baru bisa liat! ^o^here to see links. lucid main
deb-src Et dah, login dulu dul, baru bisa liat! ^o^here to see links. lucid main

update source list dengan perintah
Quote:
sudo apt-get update

install ubuntu tweak
Quote:
sudo apt-get install ubuntu-tweak

setelah selesai, jalankan ubuntu-tweak dan pilih

Package Cleaner > Clean Kernel > checklist yang ingin dihapus > Clean Up dan restart untuk melihat hasilnya.

cara kedua

cara ini juga merupakan cara yang mudah. yaitu dengan "Synaptics Package Manager"

sebelumnya kita perlu mengetahui kernel yang sedang kita gunakan dan kernel yang terinstall.

untuk mengetahui kernel yang sedang digunakan, dengan perintah

Quote:
jacknb1ack@jnb-system:~$ uname -r

2.6.32-22-generic

diatas terlihat bahwa kernel yang jnb gunakan adalah "2.6.32-22-generic", hasil yang terlihat tentu saja tergantung kernel yang sedang anda gunakan.

selanjutnya untuk mengetahui kernel versi berapa saja yang terinstall di ubuntu anda, dapat menggunakan perintah
Quote:
jacknb1ack@jnb-system:~$ dpkg --get-selections | grep '2.6.32'

linux-headers-2.6.32-22 install

linux-headers-2.6.32-22-generic install

linux-image-2.6.32-22-generic install

hasil diatasn terlihat karena jnb sudah menghapus kernel lama, kalau belum terhapus, akan terlihat beberapa versi, misal 2.6.32.21 atau 2.6.32.20.

setelah mengetahui versi yang ingin kita hapus, baru masuk ke "synaptics packages manager" yang ada di menu > system > administrator.

kemudian search dengan kata kunci "2.6.32-21" atau "2.6.32-20" tergantung kernel versi mana yang akan dihapus. akan terlihat di hasli pencarian terdapat 3 packages dalam 1 versi kernel. yaitu linux-header, linux-header-x.x.xx-xx-generic, dan linux-image. UnChecklist saja dan kemudian tekan apply untuk eksekusi.

masih ada beberapa cara lagi, namun menurut jnb cara ini yang paling mudah dan paling cepat. semoga bermanfaat.







copy right http://forum.dudul.us/thread-11